Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2 – Jika ingin membaca rangkuman lengkap bisa pribadi di goresan pena yang ini. Kalian juga mesti baca Episode sebelumnya baca di sini.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi : kenapa kau tidak bilang kau apoteker?

Onozuka : kau tidak pernah bertanya.

Aoi : kenapa kau mengawali percakapan di kedai makanan Tiongkok?

Onozuka : rasanya lucu menyaksikan sekelompok apoteker RS yang gembira berdiskusi dengan serius.

Aoi : kau jahat sekali.

Onozuka : untuk menanyakan Nitta kau datang?kamu yang mengontak tadi pagi bukan?

Onozuka : Kamu yang mengatakan denganku?

Onozuka : Kamu kemari untuk mengeluh?

Aoi : Kalau begitu saya akan berterus terang. Aku tidak percaya kau membelah dua tablet adalat CR. Kamu mesti menanggulangi obat dengan baik selaku apotekrer.

Onozuka : Kamu terlalu benas selaku apoteker RS. Kamu sungguh berpikir di saat saya melakukan pekerjaan di sif malam tugasku hanyalah menanti resepnya. Orang cuma sanggup konsultasi dengan apoteker di malam hari. Dan kami memasarkan lumayan banyak obat. Aku mesti mempersiapkan obatnya mengusut dan merekam riwayat medisnya. Bertindak selaku kasir dan mempersiapkan salinan resepnya. Aku mesti menjalankan semua tugasku sendiri.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Onozuka : saya tidak dapat berkonsentrasi pada setiap pasien.

Aoi : namun itu tugasmu selaku apoteker.

Onozuka : apoteker RS senantiasa lebih baik. Kurasa bagiku mereka tidak perlu membungkuk untuk mendapat duit dari pasien yang tidak dapat berbelanja obat. Aku percaya mereka juga tudak pernah membenahi rekam medisnya.itu sebabnya mereka punya waktu untuk berbincang-bincang dengan pasien lain.

Aoi : Onozuka kenapa kau menjadi apoteker? Bukan lantaran pasien ? kiprah kita du RS atau apotek sama saja.

Onozuka : kau sungguh kekanak kanakan. Apa semua apoteker RS sama saja?

Aoi : Tidak apa apa kalau kau berpikir begitu. Tapi itu tidak ada relevansinya dengam Pak Nitta. Dia guru SD. Salah satu muridnya panik dan bahkan tiba ke tempat tinggal sakit.

Onozuka : kau membuatku kesal.kamu bilang untuk melindungi pasien kita mesti mengerti pasien dengan baik. Apa benar kau mengenal pak Nitta?

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Onozukan menceritakan pak Nitta senantiasa pergi ke sentra basuh darah untuk perawatan sebelum tiba ke sana,dan senantiasa setelah pukul 11 malam. Dia senantiasa berbelanja mi instan dan enam botol minuman energi sebelum beliau pergi.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi : Tunggu. Pasien disfungsi ginjal tidak dapat mengonsumsi minuman energi itu akan melemahkan sitem ekskresi atau membuat keracunan.

Onozuka. : Aku tahu namun saya tidak dapat melaksanakan apapun. Dia konsumen yang ingin melaksanakan itu. Aku tidal berhak menghentikannya. Tentu saja saya tahu memotong tablet Adalat CR bisa memengaruhi kecepatan larutannya. Tapi bagi pasien seumpama Nitta yang senantiasa kehabisn waktu , bisakah kau memberitahunya bahwa obat resep sedang habis dan menjadikannya tiba kembali besok. Karena itu saya melakukannya diawal senantiasa ada pengecualian. Tidak apa apa kalau kau bersemangt soal pekerjaanmu selaku apoteker dan menemani pasien  bagian dari pekerjaan. Tapi berhentilah membuatkan mimpimu itu di luar rumah sakit.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Selepas pulang kerja Onozuka berabaring sambil mengingat pertanyaann Aoi. Onozuka mengapa kau menjadi apoteker?  Onozuka kemudian melirik buku buku perihal apoteker.

“Cara meresepkan obat” “Tentang obat “ “ Buku Teks Perawatan Darurat untuk Apoteker” . Onozuka yang kesal kemudian melempar kaosnya menutupi buku bukunya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi menceritakan Onozuka melakukan pekerjaan selaku apoteker pada teman dekat temannya.

Kudo : seumpama apa orangnya!

Aihara : beliau hebat.

 Aoi.    : tidak. Dia menyembunyikan identitasnya selaku apoteker dan mengejek kita.

Hakura : kemudian apa yang terjadi?

Aoi : konferensi kami menjelma perselisihan kecil.

Kariya : saya percaya pihak lain niscaya kesal.

Aoi  : namun saya mengenali kebenarannya.kita tidak dapat membiarkan oak nitta dilayani apoteker seumpama itu.

Bu handa tiba untuk meminta Aihara ikut dengannya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi ke kamar pasien Nitta. Orangnya sedang tersenyum sambil menyaksikan suatu kartu.

Aoi : apa kartunya dikirim dari muridmu?kamu sungguh terkenal di sekolah.

Nitta : sama sekali tidak. Kapan saya boleh pulang?

Aoi : saya tidak dapat memberitahumu lantaran saya cuma apoteker.agar secepatnya bisa pulang kau mesti mempertahankan tubuhmu dengan baik.

Nitta : saya minum obat sempurna waktu

Aoi :begitu rupanya.kamu minum obat dalam sekali teguk. Kuharap kau bisa mencari apoteker yang dapat berdiskusi denganmu mengenai obatmu. Aku punya nasehat umpamanya kau bisa pergi ke apotek di mana kau bisa menentukan apoteker permanen.itu salah satu metodenya.

Nitta : Tidak. Aku cuma bisa ke apotek yang beroperasi hingga larut malam.

Aoi : Tapi resep lazimnya kadaluwarsa dalam 4 hari. Kamu bisa pergi ke apotek lain.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Nitta : Aku tidak mempunyai waktu. Aku berangkat ke sekolah lebuh permulaan tiga hari dalam seminggu untuk pengobatan basuh darah selama 4 jam. Aku pergi ke sekolah esoknya setelah perawatan untuk menyelesaikan pekerjaanku yang tertinggal. Keesokan harinya saya mesti menjalani basuh darah. Aku cuma bisa mendapat obat lain dari apotek.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi : saya mengerti. Kamu masih mesti bersusah payah bukan?saat kau dirawat. Tolong berfokuslah untuk pengobatan di saat ini.

Nitta : Aku tahu pengobatan itu penting. Aku pernah memgundurkan diri dari pekerjaan dan cuma berkonsentrasi pada pengobatan. Hidupku yakni perihal pengobatan. Saat itu saya bingung.kenapa saya mesti tetap hidup cuma untuk mendapat perawatan. Kaprikornus saya memprioritaskan pekerjaanku sekarang.

Aoi : Tapi itu tidak akan sukses dalam jangka panjang. Kamu mesti mempergunakan potensi ini untuk merubah gaya hidupmu.

Nitta : Sudah kubilang tidak semudah itu. Aku tidak mau mendengar komentar perihal gaya hidupku dari orang  yang gres saja kutemui. Tolong lewati saya sendiri.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aihara bercerita perihal perekrutan tenaga medis kemarin ssat ia bareng Bu handa.

Kudo : Hanya dua murid sehari sarat ?

Aihara : Ya. Departemen lain sungguh ramai. Menjadi apoteker rumah sakit bukanlah pilihan populer.

Hakura : Apoteker rumah sakit yakni budak para dokter.itu kata orang.

Kudo : Bu Handa kelihatannya kita tidak dapat mendapat pegawai baru.kita akan secepatnya pingsan.Hakura : Apa yang mesti kita lakukan? Haruskah kita melakukannya?

Kudo: pasti saja. Bu Handa akan terkejut kalau siapa saja di departemen ini menghilang.

Kariya : jangan hingga beliau tahu.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Bu Handa diam diam menyimak obrolan mereka. Dia juga tahu kariya menemui Pak Aragami untuk menyembunyikan sesuatu kelihatannya mereka akan menghasilkan kejutan untuk Bu Handa. Tapi Bu handa terlihat khawatir.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Bu Handa menemui pak Aragami.

Bu Handa : Aku tahu siapa saja menyembunyikan sesuatu dariku. Apa mereka bertujuan mogok kerja ? Benarkah? Siapa yang merekomendasikan wangsit itu? Kariya? Aragami diam tidak menjawab. Kurasa sulit dipercayai Nanao. Pak Aragami masih membisu.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Malam hari. Aoi masih di ruang bikinan steril. Ada seno di sana.

Seno : kudengar kau pergi ke apotek. Kaprikornus apoteker itu mengomelimu.

Aoi : saya kekurangan kata kata.aku diminta untuk tidak membuatkan mimpiku yang sekarang. Dan pasiennya menyuruhku untuk tidak mengganggunya.apa ya.g kulakukan salah?

Seno : apa yang kau lakukan. Lakukan yang pasirn ingin dibandingkan dengan yang kau inginkan. Aoi mengerti.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi kelihatannya meracik dan menggolongkan obat obat yang diminum pasien Nitta. Seno mengawasinya dan tersenyum.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Di kamarnya pasien Nitta belum tidur ia akan menuliskan sesuatu di selembar kain.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Di apotek Onozuka bekerja. Rekan kerjanya minta ia melakukan pekerjaan di sif malam besok. Onozuka kelihatannya keberatan ia sudah melakukan pekerjaan di sif malam tiga hari berturut turut. Rekannya bilang mungkin anaknya demam. Ia memohon pada onozuka. Mungkin lantaran tak tega Onozuka mengabulkannya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi menerima salah satu pil Pak Nitta “Freno – Gradumet 105 mg “ kelihatannya obat itu mempunyai dampak samping muntah.

Aoi menegaskan obat yang diminum Pak Nitta mempunyai dampak samping muntah. Ia menyaksikan dari catatan di komputer.tetiba perawat meneleponnya menginformasikan Pak  Nitta tidak ada di kamarnya. Aoi pergi ke sana dan menerima pil yang sama.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi kemudian mencari Pak Nitta ke seluruh penjuru rumah sakit. Tetapi  Aoi tak menemukannya. Aoi kemudian mengontak Onozuka. Aoi menginformasikan pak Nitta menghilang dari RS. Aoi juga menginformasikan kelihatannya Pak Nitta sudah berhenti mengonsumsi Ferro – Gradumet untuk waktu yang lama. Itu sebabnya Aoi mencemaskannya. Aoi minta maaf atas ucapannya namun Aoi tidak dapat melaksanakan itu sendiri. Karen Onozuka sering berjumpa Nitta ,Aoi pikir beliau tahu di mana Nitta. Ini urusan hidup dan mati. Bisakah beliau menolong Aoi? Onozuka terdia lalu, “ itu bukan urusanku” Aoi memohon namun Onozuka menutup teleponnya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Onozuka kelihatannya ikut mempertimbangkan Pak Nitta. Ia teringat hari itu yakni hari olahraga. Ia juga mengingat spanduk perihal hari olahraga yang ia tempel di depan apotek kemarin.

“Hari olahraga SD Yorozu” mulai hari ini. Onozuka bergegas pergi dengan mengayuh sepedanya kencang untuk mencari pak nitta.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

 Sesampainya di depan SD Yorozu, Onozuka gres menyadari yang dilakukannya.  Dia peduli pada pasien. Onozuka akan pergi lagi namun beliau menyaksikan Orang pingsan yang ternyata pak Nitta di depan pagar sekolahan. Onozuka pun mengontak ambulan. Dan menginformasikan Nitta terkena anemia parah lantaran hemoglobin rendah.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Pak Nitta diatas bankar didorong menuju ruang operasi.

“Skala koma Glasgow 30. Suhu badan rendah.kadar oksigen 58. Ada Aoi menolong di sana.

“Tekanan darah 150 per 82”

“Pak Nitta bertahanlah” Aoi menyemangati. Dokter Toyonakan meminta pelengkap zat besi pada Aoi. Aoi dengan terampil menyiapkannya. Onozukan mengawasinya kemudian ia disuruh keluar ruangan.  Onozuka masih menyaksikan dari jendela. Onozuka mengepalkan tangan.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Onozuka ternyata masih menanti di depan UGD. Seno keluar dan melihatnya.

“Ada apa? “

“Begini.  Apa pak Nitta…”

“Dia baik baik saja. Dia sudah stabil. “ Onozuka pun berbalik.

“Apa kau Onozuka?”

“Ya.”

“Kudengar kau menenteng Pak Nitta kemari. Aku seno apoteker yang memimpin di departemen gawat darurat.”

“Senang berjumpa denganmu.”

“Benar. Kamu lazimnya mengontak apoteker di area ini secara terorganisir untuk seminar. Kamu bisa bergabung dengan kami kalau kau tertarik. Ini kado jawaban untukmu lantaran mengajari Aoi sesuatu di apotek.”

Seno menyediakan suatu kartu nama. Onozuka mengajukan pertanyaan tanya sendiri dalam hati. Ada apa dengan siapa saja di RS Yorozu? Apa mereka semua menganggapku apoteker yang tidak berguna?

“Aku mengakui kmau cukup berwawasan. Kamu menginformasikan paramedis perihal hemoglobin nya yang rendah. Itu artinya kau tahu cukup banyak.” Tutur Seno.

“Aku lemah. Tanganku gemetar saya tidak dapat mengundang ambulan. Aku sungguh takut dan tidak dapat melaksanakan apapun. Kita berbeda.”

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi menerima spanduk bergambar karikatur murid murid pak  nitta di tas yang dibawa Pak Nitta.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Di daerah lain Bu Handa menyaksikan Pak Nanao bicara dengan seno dan Aoi.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi menampilkan salah satu  obat pak Nitta.

Aoi : Kamu menentukan sendiri untuk tidak minum obat bukan? Bagi pasien dengan disfungsi ginjal sepertimu saya percaya obat ini sungguh penting. Kenapa kau berhenti minum obat? Karena dampak sampingnya?

Nitta  : saya merasa sungguh mual setelah minum obat.aku pernah muntah di depan para murid.

Aoi : kau bahkan tidak meminumnya di saat kau dirawat biar kau bisa terus melakukan pekerjaan kau berupaya merancang ini sebelum hari olahraga.

Aihara : Apa itu spanduk untuk hari olahraga. Apa ini kado untuk berterima kasih keoada murid muridmu?

Niita tersenyum  : ini tidak diberikan oleh murud murid sekolahku di saat ini. Ini dari murid murid di sekolahku sebelumnya. Di mana saya terpaksa mengundurkan diri lantaran basuh darah. Saat itu saya bisa mengajar pendidikan jasmani. Aku juga bisa melakukan pekerjaan lembur sesukaku. Aku bisa menyediakan yang terbaik untuk para murid. Dahulu saya guru yang ideal. Tapi…keadaan sudah berubah. Perawatan basuh darah menghabiskan waktuku terlalu banyak. Aku mesti mengabaikab pekerjaanku. Aku jauh dari ideal.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Dulu mulanya kinerjaku cukup baik tetapi saya dihentikan berolahraga. Aku senantiasa pulang sekolah lebih permulaan katena kondisiku. Perlahan para guru lain menatapku sinis.  Hal itu tersebar luas diantara para orangtua. Mereka bilang saya diperintahkan mengajar murid yang lebih lemah. Sikap orang sampaumur menyebar ke anak anak.perlahan para murid menolak untuk mematuhiku. Para murid bermain main di saat kelas berlangsung. Kami sedang bersiap untuk hari olahraga.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Saat latihan. “ Kakizawa kau bisa lari lebih singkat kalau mengangkat tangan lebih tinggi.”

“Tunjukkan terhadap kami. Aku mau lihat. Aku mau lihat.”

Pak nitta pun berlari kencang di depan murid muridnya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Jika saya berlari secepat mungkin saya akan menjadi guru ideal seumpama dulu. Tapi setelah itu pak Nittaterlihat kesakitan.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

“ Ini sungguh memalukan lantaran itulah saya menentukan membaut ini. (spanduk untuk murid muridnya) namun pada kesudahannya saya tidak dapat mengantarkannya hari ini. Aku guru tidak berkhasiat yang tidak dapat melaksanakan apapun. Lalu pak Nitta merobek spanduk yang dibuatnya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aihara : Sulit menjadi apotek RS lantaran kita sungguh erat dengan pasien.  kita tahu hal hal yang tidak perlu.

Aoi : Kamu tiba lagi.

Murid : Di mana pak Nitta? Dia pingsan lagi bukan?

Aoi : Dia baik baik saja.

Murid itu pun menangis : Ini salahku. Aku menyuruhnya berlari. Apa beliau akan mati.

Aoi : Tidak. Pak nitta kuat. Dia tidak akan kalah dari penayakitnya.

Murid : Benarkah?

Aoi : Jangan khawatir.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi menerangkan perihal obat obat yang mesti diminum pak Nitta sedang Aihara mencatat.

Aoi : Ini Cande sartan untuk tekanan darah tinggi. Minum 8 mg pada hari kau menjalani basuh darah dan 4 mg pada hari biasa. Minum satu tablet setelah sarapan. Ada pertanyaan?

Nitta : Tidak.

Aoi :  Soal Ferro – Gradumet yang membuatmu kesal lantaran dampak sampingnya. Setelah berdiskusi dengan dokter kami menggantinya menjadi Ferromia. Ini akan meminimalisir rasa mualmu.”

Nitta : Aku tidak tahu ada hal seumpama itu.

Aoi : Ya,tapi yang lebih penting yakni kau mesti minum obat sesuai resep. Kaprikornus saya mempersiapkan ini untukmu.

Aihara menampilkan kalender obat yang dibentuk Aoi untuk pasien Nitta.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Nitta  : Apa itu?

AOI : Kalender obat. Masukkan semua obat hari ini ke kantong dan kau akan tahu kalau kau minum obat hari itu.

Nitta : Aku tidak perlu itu.

Aoi : Kenapa?ini nyaman.

Nitta : Aku akan berhenti menggunakannya  saat saya merasa sulit meminum obatnya. Selain itu saya menentukan mengundurkan diri selaku guru.

Aoi : Pak nitta…

Nitta : Aku tidak akan pernah menjadi guru yang ideal.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi memasukkan suatu kartu kecil ke dalam kantong kalender obat. Pak Nitta yang melihatnya sedikit terkejut.

Aoi :Ini surat dari Kakizawa Shingo. “ Jangan kalah dari penyakitmu Pak Nitta”

NITTA : kakizawa kenapa?

Aoi :  Sebenarnya beliau mencemaskanmu. Dia tiba ke RS berulang kali untuk menemuimu. Aku memintanya menuliskannya untukmu.

Aihara : Aku tidak mengira muridmu akan mengkhawatirkanmu.

Nitta : Aku sungguh senang mengetahuinya.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi : Bukan cuma dia. Aoi memasukkan lagi kartu kecil ke kantong obat.

Lekaslah sembuh Pak Nitta dari Yoshiro.

Segeralah kembali Pak Nitta dari shiraishi.

Pak Nitta tolong segerlah sembuh dari Etou. Pak nitta terkejut namun senang. Bagaiamana bisa para murid menghasilkan ini semua?

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aihara menampilkan Video rekaman di saat murid murid menuliskan uacpan penyemangat pada pak Nitta di kelas. Ada Aoi bareng mereka.

Nitta : kau ke sekolah cuma untuk ini?

Aoi : Kami sudah bicara dengan kepala sekolah dan beliau pribadi menyepakati seruan kami.

Sinopsis Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist Episode 3 Part 2
foto: viu

Aoi menampilkan video rekaman di saat murid muridnya memberi ucapan penyelamat.

“Aku ingin secepatnya menemui Pak Nitta.”

“Terima kasih lantaran senantiasa membersihkan kelas kami.”

“Kami akan mendengarkanmu mulai sekarang.”

“Aku menggambar fotomu. Lihat.”

Pak Nitta terlihat senang dan teraharu.

“Mereka menuliskan huruf yang bapak ajarkan di ujian.”

Lalu videonya Kakizawa, “  Pak Nitta maaf membuatmu berlari. Cepatlah sembuh. Karena kau saya berbaikan dengan adikku. Terima kasih. Aku menunggumu kembali.

 Aoi : Semua orang di luar tahu kau berupaya keras. Kamu mungkin bukan guru ideal seumpama dahulu namun di saat kau melawan penyakit kau dapat menjadi guru ideal yang lain bagi mereka. Tolong jangan lupa untuk minum obat setiap hari.

Pak Nitta memandang surat dari murid muridnya di kantong obat.

Aoi : kalau siapa saja memotivasimu saban hari kau bisa melakukannya bukan?

Nitta : Aku tidak mempunyai waktu untuk menangis. Ini gres permulaan. Mulai kini saya akan minum obat dan melakukan pekerjaan keras. Aku akan mendapat legalisasi dari orang orang lewat kerja kerasku. Aku akan menyimpannya selaku hartaku yang paling berharga. Terima kasih.

Aoi tersenyum bahagia.

Semua gambar hak cipta konten milik: VIU and Fuji TV

Sinopsis Drama Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist 2020

Fuji TV mengeluarkan sinetron Jepang modern Unsung Cinderella: Midori, The Hospital Pharmacist. Drama ini ditayangkan mulai 16 Juli 2020 di ...