Sinopsis Drama Thailand Bad Genius The Series Episode 7 Part 2 (Recap Full) – Penasaran bagaimana rangkuman dan daftar lengkapnya? Silahkan baca di goresan pena yang ini. Untuk part pertama sanggup menyaksikan goresan pena Episode sebelumnya baca di sini. Walaupun ada perselisihan dalam tim, Lin dan Bank tetap menentukan untuk ke Sydney, Australia.
Di pabrik percetakan, kartu registrasi identitas Lin dan Bank sudah jadi tergolong tiket pesawatnya. Dalam prosesnya, dikala Pat akan mengambil bunga yang Ia pesan untuk diberikan terhadap Ibu Bank tiba-tiba seseorang menelepon.
Orang itu merupakan pelaku dari perampokan rumah Bank. Bank yang sudah menyaksikan profil dari polisi masih ingat nomor telepon tersebut dan mengangkat ponsel Pat.

Pelaku perampokan tersebut kesal alasannya merupakan mesti mempunyai kendala dengan polisi. Mengetahui hal ini Bank marah, dikala Pat balik masuk secara secara tiba-tiba Bank eksklusif memukulnya.
Dia murka alasannya merupakan Pat mengeluarkan duit pelaku perampokan itu dan menghasilkan Ibunya jatuh sakit dan tambah parah menyerupai sekarang.
Pat menjajal membela diri bahwa Dia tidak berencana untuk menyerupai itu. Dia ingin menolong Bank biar hidup lebih baik lagi.

Setelah menjalankan banyak perdebatan, Bank hasilnya pergi dari sana. Sementara itu Grace dan Lin juga kecewa terhadap langkah-langkah yang diambil Pat.
Pat yang sendirian di gudang percetakan melampiaskan amarahnya dengan kakinya. Sama menyerupai Bank yang berada di rumahnya juga sungguh murka alasannya merupakan insiden ini.
Lin tiba menghampiri Bank yang sedih. Dia sanggup mengundurkan diri bila Bank mau. Namun Bank menjawab bahwa Dia tak punya pilihan lain alasannya merupakan orang menyerupai dirinya akan senantiasa ditindas.
Untuk merubah nasibnya, Ia tetap akan bertekad pergi ke Australia dan meminta Lin melakukan pekerjaan sama membantunya.
Meskipun saling berdiam diri, Lin dan Bank hasilnya berangkat ke Sydney yang dikirim oleh Pat dan Grace.

Mereka hingga di sana dalam kondisi hujan. Awalnya Lin ingin berfoto bersama, tetapi Bank melarangnya. Dia sungguh waspada dalam mengambil tindakan.
Karena bila salah satu dari mereka tertangkap lembap dan menyaksikan ada foto ponsel keduanya sanggup menjadi problem besar.
Hari Ujian STIC dimulai. Bank dan Lin berdiri jam 06.00 pagi waktu setempat. Sementara itu, Vit (Ayah Lin) masih mempertimbangkan wacana insiden waktu Ia memarahi Lin.

Di Thailand masih jam 2 pagi, Dia menjajal menelpon mantan istrinya Wan (Ibu Lin) dan menanyakan kabarnya sekaligus kondisi Lin.
Namun Ia terkejut, alasannya merupakan Lin tidak tiba ke tempatnya. Vit meyakinkan Dia dan menyampaikan tiket pesawat milik Lin yang katanya diberikan oleh Ibunya.
Wan menyampaikan terhadap Vit bila Lin sama sekali tidak pernah memberitahunya bahwa Dia akan tiba ke Australia. Hal ini menghasilkan Vit sungguh terkejut.
Wang berkata bahwa Dia akan menjajal mengontak Lin dan menanyakan wacana hal ini. Dia juga memerintahkan Vit mencari tahu apa yang dijalankan Lin di Australia.

Di kawasan ujian, Lin dan Bank tiba mereka dikumpulkan bareng akseptor lain. Sebelum memasuki ujian, mereka semua mesti meninggalkan barang-barang di meja pengawas yang sudah disediakan.
Setelah menyerahkan semua barangnya, Lin dan Bank pergi ke toilet. Ketika masing-masing akan menyembunyikan ponsel mereka, tiba-tiba Lin maupun Bank terkejut dikala menyaksikan tipe / versi kloset berlawanan dengan yang mereka pikirkan.

Kloset di sana tidak memakai kawasan epilog air. Sementara itu waktu cobaan akan berjalan dalam waktu 5 menit lagi dan apa yang mau mereka laksanakan untuk menangani hal ini?
Kredit konten bergambar merupakan milik GMM TV dan WeTV