Sinopsis Drama Thailand Bad Genius The Series Episode 3 Part 2 (Recap Full) – Jika Kamu ingin mengenali dari daftar lengkap sanggup baca selengkapnya di goresan pena yang ini. Kamu juga mesti tahu dari Episode sebelumnya baca di sini. Cerita makin menawan saja, segi lain dari Pat dan Grace akan terlihat di episode ini loh!
Malam hari, Pat dan Grace sedang mengatakan di telepon. Grace menyampaikan pada Pat bahwa Moo tak sanggup menyampaikan kebenaran itu dan tidak mau mengkhianati temannya.
Saat bertelepon, Grace mendengar bunyi aneh. Namun Pat berbohong kepadanya bila Dia sedang latihan angkat beban.

Sebenarnya Pat sedang dengan gadis lain yang tak lain merupakan seniornya di suatu kamar. Mereka berdua menghabiskan malam bersama.
Di sekolah Bank sedang mengatakan dengan Lin. Dia menghasilkan bagan kawasan duduk cobaan dan meragukan beberapa orang yang kemungkinan menyampaikan balasan pada Moo.
Bahkan Bank juga mulai meragukan Grace pelakunya. Dia berfikir bila Grace menyampaikan balasan pada Claire, kemudian Claire menyampaikan terhadap Bus dan Bus memberikannya terhadap Moo.

Namun Lin sungguh percaya betul bila sahabatnya itu tak akan melakukan hal tersebut. Bank akan terus mengevaluasi hal ini, alasannya Dia merasa difitnah padahal Ia tak melakukan kecurangan apa pun.
Malam harinya, Lin menyaksikan lagi skenario kawasan duduk yang digambar oleh Bank. Dia mulai meragukan Grace yang melakukan hal ini.
Karena Dia merupakan anggota dari Klub Drama yang kemungkinan besar kunci balasan itu berasal dari Grace.
Besoknya, Dia mengatakan berdua dengan Grace di atap sekolah. Lin menyampaikan apa yang sudah Ia selidiki dan pertimbangkan sepanjang malam bahwa Grace menyampaikan balasan ke Claire, kemudian Claire terhadap Bus, dan Bus terhadap Moo.

Merasa dicurigai Grace menangis dan menyampaikan bahwa Ia tak akan melakukan itu dan mengkhianati sahabatnya sendiri.
Lin memerintahkan Grace berhenti menangis dan memeluk Grace. Namun ternyata Lin sudah dibohongi oleh Grace alasannya Dia menangis seumpama di akting drama dengan mencubit kakinya sendiri.
Di ruang komputer, Grace mengajak Tong mengatakan berdua. Dia memohon Tong untuk membantunya dan mengakui kesalahannya.

Awalnya Tong menolaknya, terlebih Grace selama ini senantiasa menjauh darinya. Grace kemudian menyampaikan padanya bahwa hal tersebut alasannya Pat sudah melarangnya untuk erat dengan Dia.
Grace bahkan menampilkan apa pun yang ingin Tong laksanakan padanya (Astaga si Grace ini…)
Kemudian Tong tiba menemui Lin dan mengakui kesalahan Grace bahwa yang menyampaikan sontekan itu merupakan dirinya.
Mereka membicarakan problem ini dengan serius. Lin dan Pat sungguh kesal terhadap perbuatan Tong yang sanggup membahayakan semuanya.

Lin ingin Tong mengakui terhadap Bu Guru Shirada bahwa Dia yang sudah menyampaikan balasan pada Moo. Karena Lin tak mau Bank yang menjadi kambing hitam dalam problem ini.
Namun Grace berupaya mengalihkan dan mencegahnya. Dia bahkan menyampaikan bila Bu Shirada tak berkata bahwa Dia akan menghukum Bank. Pat juga beropini bahwa hal ini mudah-mudahan tidak diperbesar lagi.
Lin jadinya membiarkan problem ini, tetapi bila Bank di aturan oleh Bu Shirada alasannya permasalahan ini, Lin ingin Tong mengakui perbuatannya terhadap Bu Shirada.
Pat menyampaikan pada Lin bila kedekatannya dengan Bank menjadi kelemahannya.

Bank dan Lin menyaksikan poster audisi pementasan drama baru. Lin berharap Grace sanggup menjadi pemain drama utamanya. Bank juga beropini demikian.
Kemudian Lin ingin Bank mengantarnya pulang dengan motor, alasannya Dia tak menggemari transportasi umum. (yang terakhir kemarin kiraain mau dikirim pake motor eh tahunya justru naik bus bareng, ngakak)
Pengumuman tugas untuk audisi gres di umumkan oleh Bus. Pemeran terutama lagi-lagi diberikan terhadap Claire.

Dia akan memainkan Cinderella. Sedangkan Grace akan memerankan Anastasia, putri dari Ibu tiri.
Grace yang sungguh kesal menemui Claire dan bicara berdua. Grace murka dikarenakan sudah dibohongi oleh Claire yang sudah prospektif akan menyampaikan tugas utama terhadap Dia bila Grace menyampaikan kunci balasan itu.

Claire menjawab dan menyampaikan bahwa saat Dia menyampaikan sontekan itu terhadap Bus, mereka sungguh bahagia dan berjanji akan membuatnya pemain drama utama hingga tahun ketiga.
Claire kemudian pergi meninggalkannya. Grace duduk dan menangis. Dia sudah mengkhianati sahabatnya sendiri demi tugas utama itu.
Bahkan Grace sebelumnya juga sudah menyampaikan harga dirinya terhadap Tong di ruang komputer (emmm Grace…grace duh kasihan banget)
Semua gambar dan konten ini berhak cipta milik WeTV sekaligus GMM TV