Sinopsis Drama Thailand Bad Genius The Series Episode 5 Part 2 (Recap Full) – Untuk Kalian yang mengharapkan daftar lebih lengkap keseluruhan episode sanggup baca di goresan pena yang ini. Selain hal itu, Kamu juga mesti tahu Episode sebelumnya baca di sini. Semuanya pada kecewa dengan perilaku Grace dan Kepala Sekolah menskors Lin alasannya kecurangan ujian.
Di dalam rumah Tong sudah merencanakan sesuatu untuk Grace. Lin meneleponnya dan Grace menjawab dengan berbohong kalau Dia sudah hingga rumah sekaligus menolong ibunya basuh piring.
Pat yang kesal alasannya Grace berbohong menancapkan mobilnya dan pergi dari sana.
Di dalam rumah Tong mulai mendekati Grace, tetapi dikala itu Grace seumpama takut dan mencari argumentasi untuk ke kamar mandi.

Tong kesal kemudian Grace menangis dan menyampaikan kalau Dia belum pernah berafiliasi tubuh dengan orang lain.
Tong mengambarkan foto tingkah buruk Pat yang menduakan dengan perempuan lain. Tetapi Grace menyampaikan kalau Dia tahu ihwal itu.
Setelah mendengar klarifikasi Grace dan Dia berpura-pura menangis, kesannya Tong sadar kalau tidak sebodoh Lin yang sanggup dibohongi oleh Grace.
Dia menyaksikan grace mencubit kakinya mudah-mudahan menangis. Ketika akan mendekati Grace, tiba-tiba Pat dan Lin masuk ke tempat tinggal itu. Dia secepatnya tiba menghampiri Tong kemudian memukulnya.

Grace berteriak mudah-mudahan Pat menghentikan semua ini. Pat kemudian berteriak terhadap Grace kenapa Dia mengerjakan ini padahal Dia benci orang seumpama Tong.
Tong kesannya kesal dan menyampaikan kebenaran kalau bukan Dia yang mencari Grace melainkan Grace yang meminta bantuannya. Akhirnya kendala Grace yang memamerkan Sontekan pada Claire diungkap oleh Tong.

Pat dan Lin sama-sama kesal dengan perilaku Grace yang sudah berbohong. Dia mengejar-ngejar Pat yang murka dan menyampaikan kalau Dia juga tahu bahwa Pat menduakan dengan perempuan lain tetapi tetap membiarkannya. Lin juga ikut meninggalkan Grace.
Di sekolah, menjadi hari kelas terakhir untuk semester ini. Tiba-tiba Lin diundang ke ruang kepala Sekolah.
Kepala Sekolah Pornthip mewaspadai ihwal kendala kebocoran soal dilaksanakan oleh Lin. Namun Lin mengelak dan Kepala Sekolah juga tak mempunyai bukti.
Kepala Sekolah kemudian menerangkan juga kalau soal-soal itu di simpan terkunci di suatu brankas dan menurutnya sulit dipercayai terjadi kebocoran soal.
Melihat dari respon yang benar, Ia curiga kalau pelaku curang yakni Lin ataupun Bank. Akhirnya Dia mengundang Bank ke ruang kepala Sekolah.

Di dikala keduanya kekeh dan tidak mengaku, Kepala Sekolah mengancam akan mencabut beasiswa milik Bank. Akhirnya Lin mengakui bahwa Dia yang membagikan jawabannya.
Pak Wan (Ayah Lin) diundang ke sekolah dan diterangkan ihwal kendala ini. Kepala Sekolah menerangkan kalau Lin terlibat kecurangan dalam cobaan sekolah.
Dia juga akan menawan tuntutan beasiswa sekolah ke Amerika. Lin membentak Ibu Kepala Sekolah Pornthip alasannya Dia tahu kalau keponakan Kepala Sekolah juga mengejar-ngejar hal ini.

Dia memerintahkan Pak Wan mengajari putrinya sopan santun, kesannya Lin meminta maaf kepadanya.
Kepala Sekolah Pornthip memberi dua pilihan terhadap Lin. Dia menskors Lin hingga simpulan tahun pelajaran atau Lin sanggup pindah ke sekolah lain.
Lin menangis dan menyaksikan ke ayahnya, Ia pastikan menemukan dan bersedia diskors.

Mereka berdua pulang. Sementara itu murid-murid yang lain melempar kertas alasannya cobaan dan simpulan kelas semester ini sudah berakhir.
Keseluruhan hak cipta gambar konten milik WeTV & GMM TV